Regulasi SNI Wajib

regulasi lab mainan anak

Latar belakang pemberlakuan Regulasi SNI Wajib diantaranya untuk mengantisipasi membanjirnya beragam jenis mainan anak di pasaran secara bebas, terutama produk mainan anak impor yang memiliki kandungan logam berat sangat berbahaya bagi kesehatan anak.

Penelitian yang dilakukan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) terhadap 21 sampel mainan anak produk lokal dan produk impor, sungguh mencengangkan!  Ternyata hampir semua mainan anak  mengandung unsur zat kimia seperti Timbal (Pb), Krom (Cr), Merkuri (Hg), dan Kadmium (Cd).

Tak terbayangkan bagaimana jadinya jika zat-zat berbahaya tersebut masuk ke tubuh anak Anda! Resiko yang harus ditanggung luar biasa, seperti  kelumpuhan, kerusakan otak, kerusakan ginjal, berkurangnya kecerdasan, dan kanker.

Selain mencegah bahaya kesehatan anak, penerapan Wajib SNI Mainan Anak juga dimaksudkan untuk meningkatkan daya saing industri mainan nasional. Menghadapi persaingan bebas ASEAN, produsen dan distributor mainan anak dapat memenuhi Jaminan Mutu  produknya, sehingga para pengusaha lokal yang kecil dan menengah mampu berkompetisi dalam merebut pasar di kancah perdagangan bebas.

Beberapa Undang-undang, Peraturan Pemerintah, dan Peraturan Menteri yang perlu diketahui sebagai dasar berpijak diantaranya :

• UU NKRI No. 5 Tahun 1984 tentang Perindustrian.

• UU NKRI No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.

• PERMEN (Peraturan Menteri) Perindustrian No.86 Tahun 2009, tentang Standar Nasional Indonesia Bidang Industri.

• PP (Peraturan Pemerintah) Nomor 102 Tahun 2000 tentang Standardisasi Nasional.

• PERMEN Perindustrian Nomor 24 / M-IND / PER / 4 / 2013 tentang Pemberlakuan SNI Mainan Secara Wajib.

• PERMEN Nomor 55 / M-IND / PER / 11 / 2013 tentang Perubahan PERMEN Perindustrian Nomor 24 / M-IND / PER / 4 / 2013 tentang Pemberlakuan SNI Secara Wajib.

• PERMEN Nomor 111 / M-IND / PER / 12 / 2015 tentang Perubahan PERMEN Perindustrian Nomor 55 / M-IND / PER / 11 / 2013 tentang Pemberlakuan SNI Secara Wajib.

• PERMEN Perindustrian No.52/M-IND/PER/10/2013 tentang Penunjukan LPK (Lembaga Penilaian Kesesuaian) Dalam Rangka Pemberlakuan dan Pengawasan SNI Mainan Secara Wajib.

Bagi Anda yang masih bingung ataupun ragu tentang cara Pengujian Produk Mainan Anak dan/atau Produk Ubin Keramik agar bisa mendapatkan Sertifikat Produk Penggunaan Tanda (SPPT) SNI dapat berkonsultasi gratis melalui Kontak Form.

Kami dengan senang hati akan membantu bisnis Anda dengan solusi yang tepat!